Media Akuntansi
FRAUD OF KOMPUTINDO MURNI


Deskripsi
Tema : Etika bisnis dan akuntansi
Judul : Fraud of Komputindo Murni
Durasi : 16 menit 54 detik
Biaya : Rp 11.500,00 ( baterai kamera digital )


Sinopsis video pembelajaran
PT. KOMPUTINDO MURNI, Tbk merubuan salah satu perusahaan terbuka penghasil PC terbaik yang ada di Indonesia. Namun penjualan perusahaan ini mengalami penurunan drastic disbanding periode sebelumnya. Hal ini diperkirakan disebabkan banyak pesaing yang menghasilkan teknologi yang lebih uptodate dan canggih seperti tablet, Ipad. Penurunan penjualan ini membuat direktur perusahaan takut kehilangan investor, pasalnya perusahaan ini akan berekspansi dengan cara menghasilkan produk dengan teknologi terbaru. Untuk mengelabui investor agar tidak lari, direktur memiliki ide untuk melakukan penjualan fiktif agar laba perusahaan terlihat tidak terlalu menurun.


Namun pada akhirnya taktik tersebut ketahuan oleh auditor eksternalnya. Bila biasanya perusahaan ini memiliki opini audit unqualified opinion, karena penipuan kali ini bernilai sangat material maka auditor memberikan adverse opinion. Hal ini tentu saja menyebabkan investor dari perusahaan ini enggan untuk menanamkan modalnya.




NASKAH

Saat jam kerja di ruangan bos..
Bos     : oh my god!!!! Penjualan kuartal ini menurun drastis dibanding kuartal kemarin. aduuuhhh… bisa2 investor pada jual saham ini.. apa yg harus aq lakukan???
Si bos menelpon ke ruang ka.divisi penjualan & keuangan
Bos     : nov, tlg km ke ruangan saya sekarang
Novi ( kadiv keuangan ) baik bu…
Bos     : yan, kamu k ruangan saya skrg
ryan (kadiv pemasaran ) :iya bu segera…


Di ruangan bos..
BOS   : yan…km tau kan penjualan kita periode ini menurun drastiss??
ryan    : iya bu maaf…ini disebabkan munculnya pesaing dg teknologi yg lebih uptodate…
BOS   : nov, km tau kan kalo terjadi penurunan penjualan brarti laba kita juga akan turun??? Itu bakal membahayakan posisi keuangan perusahaankita..apa kata investor kita nanti???
Novi   : iya bu saya mengerti hal itu..lalu apa bu yg harus kita lakukan agar investor tidk lari dari perusahaankita??
BOS  : eeeemmmm….saya punya ide untuk membuat penjualan fiktif….dg begitu, laba kita akan lumayan besar kan?yaaaa….walaupunnn menurun dr periode kemarin kn setidaknya tidak drastis…
Novi  : aduuwwwhhh bu lalu nanti kalau ktauan auditor bagaimana???bisa2 kita tidak mendapat opini unqualified opinion lagi??
BOS  : aahhh sudah lah zaaa km nurut saja masalah itu bisa kita pikirkan nanti….sekarang yg penting km bwt laporan keuangan yg laba kita gede…km kejasama sama Ryan ya… sar, km siapkan faktur fiktif yaa??? Yg masuk akal tapiii….
Ryan   : iiii…iiyaaa iyaa bu


Ryan & novi mengerjakan tugas yg diperintahkan bosnya…

Ryan   :aduuwwhhh nov sebenarnya aku kurang setuju dg hal ini…kalo kita ktauan auditor kan bahaya…kalo kita dapat opini disclaimer kan investor malah larii…
Novi   : akupun juga berfikir begitu….tapi mau gimana lagi yan kalo tidak nurut jabatan kita yg terancam..
Ryan dan Novi menyerahkan laporan manipulasi kepada bos
Novi   : Ini bu..laporan yang seperti ibu minta..
Bos    : hahahahaha…good..good…baguuss sekali kerjaan kalian….sepertinya taktik kita ini tidak akan ketauan auditor…


Auditor datang ke kantor..

Tim auditor : selamat siang bu ….bagaimana kabarnya??
BOS          : Alhamdulillah baek sekali bu.
Auditor      : bagaimana progress perusahaan anda?
BOS          : yaa…Alhamdulillah meskipun ada penurunan penjualan dr perusahaan kami..namun kami tetap bisa eksis pak..
Auditor       : OK… boleh saya periksa laporan keungan anda periode ini?
BOS           : Ini pak, silahkan diperiksa…saya harap kami akan mendapatkan unqualified opinion lagi dari auditor karena kami membutuhkan banyak dana untuk ekspansi..
Auditor       : yaaaa…semoga saja bu..hahahaha. Baiklah kalau begitu bu, saya permisi dulu..nanti kami kabari lagi kapan tim kami akan mulai bekerja…
BOS           : (sambil menjabat tangan)Baik pak…kami tunggu kabar slanjutnya..
Krriiiiingggg…….
Auditor        : slmt siang bu…kami dari KAP Purwantono, suherman, dan rekan..
BOS            : oh iya pak…..bagaimana ppak ada kabr apa?
Auditor        : besok tim kami akan ke kantor ibu untuk memriksa persediaan
BOS            : baik pak kami tunggu kedatangannya..


SAAT pemeriksaan oleh auditor..

Tim auditor 2 : selamat pagi bu.. maaf kami sedikit telat..biasa kena macet…
BOS             : Iya, gak apa-apa Bu. OK, hari ini bisa Ibu mulai mengaudit laporan keuangan kami. Seperti biasa, apa yang Ibu butuhkan akan saya sediakan. Ibu bisa langsung melakukan pengecekan dan pemeriksaan persediaan ke gudang kami. Pegawai saya akan menyediakan informasi yang dibutuhkan Ibu.
Tim auditor 2 : Baik Bu. Terima kasih, saya permisi dulu.
BOS             : Silahkan.


Auditor sedang mengaudit penjualan dan persediaan di gudang..
Tim auditor2   : Selamat pagi Bu. Kami adalah tim auditor yang akan mengaudit perusahaan ini. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan langsung kepada Ibu terkait persediaan di gudang.
Ka. Gudang    : Iya Bu Saya akan memberikan semua informasi yang Ibu perlukan.
(Setelah 30 menit wawancara)
Tim auditor2   : OK Ibu. Terima kasih. Sekarang, saya minta tolong pada Ibu untuk menyiapkan beberapa dokumen dalam list ini (sambil menunjukkan daftar dokumen). Dan kami akan langsung melakukan penghitungan fisik barang di gudang.
Ka. Gudang    : Baik, akan segera saya persiapkan.
Tim auditor2   : Ayo, kita lakukan penghitungan fisik. Kita bagi tugas,,
(Setelah selesai melakukan penghitungan fisik)
Ka.Gudang     : Ini dokumen yang Ibu butuhkan.
Tim auditor1   : Terima kasih. Saya sudah selesai untuk pemeriksaan hari ini. Saya akan langsung kembali ke kantor. Mari Bu.
Ka.Gudang     : Iya.


Pemeriksaan dan perbincangan di KAP
Tim auditor1    : Ada sesuatu yang janggal antara persediaan fisik dengan laporan penjualan perusahaan ini.
Tim auditor2    : Iya, perusahaan melakukan penjualan besar tapi fisik barang di gudang masih cukup banyak. Ada selisih nominal yang besar dalam laporan keuangan perusahaan dengan keadaan aktualnya.
Tim auditor1   : Iya, sepertinya perusahaan ini melakukan penjualan fiktif untuk menunjukkan laba yang baik dalam laporan keuangan. Saya dengar perusahaan ini,juga punya rencana untuk melakukan ekspansi. Jadi, mungkin saja hal ini dilakukan untuk mempertahankan modal dalam perusahaan dan sebagai upaya untuk menarik investor.
Tim auditor2   : Benar juga. Nanti kita sampaikan temuan ini kepada senior. Dan opini apa yang seharusnya kita berikan untuk perusahaan ini.


Perbincangan dengan senior audit
Tim auditor1   : Saya menemukan penyimpangan nilai yang cukup besar dalam laporan keuangan perusahaan ini.
Auditor           : Apa sudah ditelusuri dari dokumen-dokumennya?
Tim auditor2   : Sudah pak. Kami menemukan selisih besar dari dokumen-dokumen yang bersangkutan.
Auditor           : Baiklah kalo begitu. Saya akan memeriksa laporan keuangan perusahaan dg hasil survey kalian…


Beberapa hari kemudian…dilakukan meeting antara tim auditor.
Auditor          : karena perusahaan ini melakukan manipulasi yg sangat material bagaimana kalo kita beri opini adverse opinion?
Auditor lain    : ya ya saya setuju karena laporan keuangan yg mereka buat cukup menyesatkan bagi penggunanya apalagi bagi investor. Laporan audit perusahaan diterbitkan dengan opini audit tidak wajar (adverse opinion). Hal itu semakin memperburuk kondisi perusahaan. Banyak investor yang enggan menanamkan modalnya di perusahaan tersebut. Bahkan, beberapa investornya sudah menjual saham karena nilainya semakin menurun.




Proses Pembuatan

a. Taking picture

Menggunakan kamera digital dengan resolusi 10,1 MP ( Megapixel ). Hasil rekaman memiliki format HD Movie


b. Editing
Hasil rekaman diedit menggunakan software xillisoft. Software ini berguna untuk meng-convert hasil rekaman agar menghasilkan format avi.
Selanjutnya video yang telah berformat avi diedit dengan digabung gambar dan tulisan lain menggunakan software windows movie maker.


c. Saving Video yang telah jadi disimpan di dalam CompactDisc menggunakan software Nero Express Essentials.


MAU LIHAT SERUNYA VIDEO DIATAS...EMMM AYOW...KLIK LINK DIBAWAH INI! 


Media Akuntansi
Narrative Script 

(Opening)
Host                             : Akuntan publik adalah salah satu profesi yang bergerak di bidang akuntansi, yang tentunya telah mendapat ijin dari Menteri Keuangan. Etika yangharus dimiliki seorang akuntan publik adalah independensi, integritas dan juga objektifitas. Namun kenyataannya di lapangan masih banyak terjadi penyelewengan. Berikut penelusuran tim Edutase Investigasi.

(Auditor 1)
Reporter                       : Selamat pagi Bu..
Auditor 1                      : Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu ?
Reporter                       : Begini Bu, saya ingin menggunakan jasa Ibu untuk mengaudit laporan keuangan di perusahaan saya.
Auditor 1                      : Oo.. bisa Bu. Perusahaan Ibu bergerak di bidang apa ya ?
Reporter                       : Di bidang garment Bu..
Auditor 1                      : Ya ya yaa..
Reporter                       : Tapi begini Bu, sebenarnya ada suatu masalah. Beberapa waktu yanglalu laporan keuangan perusahaan saya sudah diaudit, tapi opini yang dikeluarkan itu “tidak wajar”, saya ingin Ibu mengaudit ulang, kemudian memberi opini “wajar”. Apa bisa Bu ?
Auditor 1                      : Aduh, resikonya besar Bu.. Saya tidak berani mengambil resiko itu, bisa-bisa ijin saya dicabut nanti.
Reporter                       : Tolong lah Bu.. Saya benar-benar membutuhkan bantuan Ibu..
Auditor 1                      : Maaf.. Resikonya itu besar sekali Bu.. Bisa ditutup KAP ini kalau ketahuan, ijin saya juga dicabut, tidak ada lagi klien yang mau menggunakan jasa kami
Reporter                       : (mengeluarkan amplop berisi uang) Tolong diusahakan Bu..
Auditor 1                      : Saya sungguh tidak bisa Bu, resikonya terlalu besar.
Reporter                       : (mengeluarkan amplop berisi uang lagi) Saya mohon Bu..
Auditor 1                      : Saya tidak berani Bu..
Reporter                       : (mengeluarkan amplop berisi uang lagi) Mohon dipertimbangkan lagi Bu..
Auditor 1                      : (mengambil 3 buah amplop di meja dengan wajah was-was) Baiklah, akan saya usahakan Bu. Kapan saya bisa ke kantor Ibu untuk mulai mengaudit ?
Reporter                       : Dalam waktu dekat ini Bu, nanti saya akan menghubungi Ibu lebih lanjut.
Auditor 1                      : Baiklah kalau begitu.
Reporter                       : Kalau begitu saya pamit Bu, terimakasih atas kerjasamanya. Selamat pagi.
Auditor 1                      : (berjabat tangan) Selamat pagi.

(Middle 1)
Host                              : Tidak semua akuntan melakukan suatu penyelewengan, masih ada akuntan public yang berpegang pada etika indepensi, integritas, dan juga objektifitas. Berikut liputannya.


(Auditor 2)
Reporter                      : Selamat pagi, Bu..
Auditor 2                     : Selamat pagi. Silahkan duduk. Maaf dengan Ibu siapa ?
Reporter                      : Ibu Anggi.
Auditor 2 baik.. ada yang bisa saya bantu Ibu Anggi ?
Reporter                      : Begini Bu, saya ingin menggunakan jasa Ibu untuk mengaudit laporan perusahaan di perusahaan saya.
Auditor 2                     : Bisa, Bu.. Perusahaan Ibu bergerak di bidang apa ?
Reporter                      : Di bidang garment, Bu.. memproduksi pakaian anak-anak.
Auditor 2                     : Kalau boleh tahu sudah berapa lama Bu perusahaan ini berdiri ?
Reporter                      : Kurang lebih 10 tahun, Bu..
Auditor                        : Berarti sudah go public ya, Bu ?
Reporter                      : Iya.. Begini Bu, sebenarnya ada suatu masalah. Beberapa waktu lalu laporan keuangan perusahaan kami sudah diaudit, tapi opini yang dikeluarkan “tidak wajar”. Kalau saya minta tolong Ibu untuk mengaudit ulang lalu memberi opini “wajar” bagaimana Bu ? Apa bisa diusahakan ?
Auditor 2                     : Begini Ibu Anggi, kalau untuk mengaudit kembali laporan keuangan perusahaan Ibu, saya bersedia. Tapi kalau untuk memberi opini “wajar” padahal data yang ada tidak menggambarkan keadaan yang demikian, saya tidak bisa. Saya selalu mengeluarkan opini sesuai dengan fakta yang ada.
Reporter                      : Saya minta tolong Bu..
Auditor 2                     : Sekali lagi saya minta maaf Bu, terlalu besar resikonya. Nanti ijin saya bisa dicabut, saya dipecat, lalu mau makan apa keluarga saya ? Saya tidak bisa Bu..
Reporter                      : (mengeluarkan amplop berisi uang) Tolong diusahakan Bu.. Demi perusahaan saya.
Auditor 2                     : Aduh.. Saya tidak bisa Bu. Besar sekali resiko yang harus saya tanggung Bu. Saya tidak mau berdosa kepada Tuhan.
Reporter                      : (mengeluarkan amplop berisi uang lagi) Mohon dipertimbangkan lagi Bu.
Auditor 2                     : Bu Anggi, saya benar-benar tidak bisa Bu. Mungkin pemberian Ibu ini lebih dari 5x gaji saya. Tapi saya tidak bisa Bu, maaf..
Reporter                      : (mengeluarkan amplop berisi uang lagi) Saya tambah deh, Bu. Gimana ?
Auditor 2                     : Bukan masalah kurang tidaknya Bu, saya memang tidak bisa, maaf Bu..
Reporter                      : Itu isinya banyak lho Bu, coba saja dilihat dulu.
Auditor 2                     : Tidak Bu, terimakasih. Saya tidak dapat membantu Anda.
Reporter                      : Yaudahlah Bu, kalau begitu saya pamit saja. Permisi Bu, selamat pagi. 
Auditor 2                    : Baik, selamat pagi, sekali lagi saya mohon maaf Bu.

(Middle 2 )
Host                            : Lantas, bagaimana tanggapan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) mengenai penyelewengan yang ada ? Berikut liputannya. 

(Pakar)
Pakar                           : Jadi, menurut saya, penyelewengan-penyelewengan yang terjadi saat ini banyak sekali faktor penyebabnya, salah satunya adalah lemahnya hukum di Indonesia. Padahal, seharusnya seorang akuntan publik itu harus bersifat independen, tidak memihak pada pihak manapun. Selain itu dia juga harus objektif, ketika melaporkan hasil auditnya harus dilaporkan apa adanya, tidak direkayasa.
Penyelewengan yang dilakukan seorang akuntan publik akan memberi dampak negative baik bagi dirinya sendiri maupun pihak yang lainnya. Salah satunya adalah KAP yang telah didirikan, ijinnya akan dicabut oleh Menteri Keuangan. Selain itu, kepercayaan masyarakat akan semakin berkurang karena adanya penyelewengan yang dilakukan oleh akuntan publik itu sendiri.
Penyelewengan bisa dicegah sejak dini. Ketika seorang calon akuntan publik masih menempuh pendidikan. Jadi pada saat itu harus ditekankan kuat-kuat bahwa etika seorang akuntan publik itu sangat penting, jangan sampai terjual hanya untuk suatu kepentingan saja.

(Closing)
Host : Ada banyak kesempatan untuk melakukan sebuah penyelewengan, tergantung dari bagaimana kita menyikapinya. Sekian investigasi dari kami. Sampai jumpa di kesempatan selanjutnya. 




Untuk membuka link video diatas silahkan klik di bawah ini!



Mau tau juga cara buatnya ayow...baca info dibawah ini!

Judul : Edutase Investigasi Eps. Di Balik Profesi Akuntan Publik


Deskripsi :
Video ini di tujukan untuk pemirsa dari kalangan pelajar SMA hingga Umum. Video ini mengambil konsep sebuah video laporan hasil investigasi oleh tim edutase investigasi mengenai penyelewengan etika akuntan publik dalam hal ini kasus suap. Video berdurasi 8 menit 46 detik ini mengangkat tema “Di Balik Profesi Akuntan Publik” dengan narasi yang dibacakan oleh seorang reporter. Adapun Pemeran dalam video ini antara lain:

Reporter              : Anggi Ayu R.
Auditor 1             : Nevy Olivia
Auditor 2             : Kamalat Fika L.
Pakar dari IAI      : Sri Sugiarti

Video ini memperlihatkan kepada pemirsa mengenai perbandingan antara seorang auditor yang mau diberi uang suap dengan auditor yang tidak mau diberi uang suap. Ditambah lagi pendapat seorang pakar dari IAI untuk menjelaskan etika seorang akuntan publik yang benar.

Program Yang digunakan: Adobe Premiere Pro

Langkah pembuatan:
1. Mempersiapkan Program
Langkah awal pembuatan video ini adalah dengan membuka program Adobe Premiere Pro Klik Start > Program > Adobe > Adobe Premiere Pro, premiere akan menanyakan kepada apakah akan membuka file yang telah ada, atau membuat file baru, untuk pembuatan video ini maka dipilih membuat file baru.

 

Dan selanjutnya muncul windows dengan dengan New Project klik pada tab Custom Setting, Pada frame General ,kerena membuat file Video maka lebih baik memilih:
-          Editing Mode Video for windows,
-          Time base 29.97 frame per second,
Pada Frame Video diisikan
-          Frame size 720h : 480v
-          Frame rate: 29.97 frames/second
-          Pixel Aspect Ratio: D1/DV NTSC (0.9)
Pada Frame Audio diisikan:
-          Sample rate 44100 Hz
-          Display Format Audio Sample
Untuk menyimpan settingan ini maka harus menekan tombol SavePreset, lalu mengisikan nama dan description, maka secara otomatis setingan akan terlihat pada tab Load Preset, simpan File project dan tentukan lokasi file project.
 
Project windows terdiri dari 3 windows utama:
· Project windows, merupakan tempat menyimpan file project
· Monitor windows, merupakan tempat melihat video, yang sedang diedit di timeline
· Timeline windows, tenpat kita melakukan proses editing

1. Import File
Untuk melakukan pengeditan suatu video, yang dilakukan terlebih dahulu adalah meng-import file diperlukan, dengan cara klik menu File>Import (Ctrl+I) atau klik kanan pada windows project dan pilih import, menu ini dapat digunakan untuk meng-impor file video, audio dan image. Pada project windows dapat dibuat Bin(seperti folder pada windows explorer) Bin ini akan memudahkan dalam memanagemen file project yang dibuat. Cara membuat Bin, klik pada menu File>New>Bin, atau klik kanan pada project windows pilih bin.

2. Transition 
Transisi merupakan perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain, dalam pengeditan suatu video transisi merupakan perpindahan dari satu video ke video berikutnya. Untuk meletakkan file yang telah diimport ke dalam TimeLine guna pengeditan, cara yang paling mudah adalah dengan teknik DRAG atau DROP yaitu menarik langsung file yang diinginkan ke dalam time line, untuk file video dan image masukkan ke timeline pada track video sedangkan file audio harus di masukkan ke track audio. Setelah file dimasukkan ke dalam timeline, tampilan gambar akan terlihat sangat kecil. Untuk memperbesar tampilannya klik Zoom tool yang berada pada toolbox di samping timelime, klik menu windows>Tools. 


Transisis berfungsi untuk membuat tiap perubahan video 1 dan 2 atau tiap perpindahan antara scene I dan scene II menjadi halus. Untuk membuka perintah transisi buka menu Window lalu klik Effect, dan window effect akan muncul (secara default windows effect ini terdapat pada project windows).



Pada menu ini terdapat banyak pilihan, kalau telah memilih transition yang sesuai dengan keinginan maka gunakan teknik DRAG dan DROP lalu letakkan ke dalam Timeline diantara video 1 dan video 2. (lihat gambar di bawah ini). Untuk melihat hasil nya tarik pointer sehingga melewati transisi, dan lihat pada monitor
windows.

3. Proses Editing 
Hal pertama yang harus dilakukan dalam editing adalah klik 2 kali pada file yang berada di Project Window, lalu masuk kedalam Source Monitor (Monitor sebelah kiri). Source Monitor dapat digunakan untuk memotong gambar, yaitu dengan menentukan terlebih dahulu frame mana yang kan kita masukkan ke dalam Timeline. Setelah menentukan frame yang akan diambil klik tombol “Set In Point( { )” kemudian tentukan sampai frame berikutnya lalu tekan tombol “Set Out Point( } )”. Cara meletakkan frame tersebut kedalam TimeLine adalah dengan memilih dulu track yang diinginkan untuk menempatkan potongan video terdebut, kemudian klik tombol “Insert” pada monitor windows. Secara otomatis frame tersebut masuk ke dalam TimeLine. Atau drag and drop Monitor source nya. Ke dalam Timeline dan track yang dipilih.


Tahap ini adalah lanjutan dari proses insert di atas. yaitu apabila frame yang ditentukan terdapat frame lain yang ikut dalam timeline, jadi frame yang ikut harus dibuang. Caranya adalah : Klik tanda segitiga di samping track video


Klik set display style, dan pilih show frame, maka track tersebut akan menampilkan file video tersebut frame by frame dan tentukan di zoom in menjadi 1 frame sehingga tidak ada lagi frame yang tersisa, kemudian lakukan pemotongan dengan Razor Tool yang terdapat pada ToolsBox, pilih frame yang akan kita buang dan tekan Delete pada keyboard.

4. Import Text dan Template 
Untuk memberikan text pada video klik pada menu File>New>Title atau klik kanan pada project window dan pilih New Item>Title, maka akan muncul Window Title Designer lalu isikan text pada layer yang tersedia dan apabila ingin mengisi video kita dengan tamplate, cara nya dengan mengklik tombol Template pada windows tersebut atau menekan Ctrl+J, maka akan muncul windows template, dan pilih template dan tekan tombol apply.

Setelah itu kembali pada window title dan edit apa yang ingin di edit sesuai dengan keinginan, kalau sudah di edit windows title ditutup, maka akan muncul dialog box, kemudian klik lah tombol YES untuk title tersebut.



Dan Kemudian title tersebut akan masuk pada project windows



Kemudian file title tersebut dimasukan ke Timeline untuk memberi text dan Template.

5. Effect Video Untuk memberi sebuah effect pada sebuah video, sebelumnya harus membuka windows effect. Untuk menampilkan windownya klik pada menu windows>effect, maka window effect
akan terlihat seperti gambar dibawah :


Pada gambar di atas, Adobe premiere menyediakan berbagai jenis effect yang merupakan effect-effect bawaan pada saat diinstall. Selanjutnya adalah proses memasukkan suatu effect ke dalam track video yang akan diberi effect, caranya cukup drag and drop salah satu effect yang dianggap bagus. Setelah memasukkan effect ke dalam track video, Effect yang diberikan pada track belum terlihat, maka dari itu untuk melihat effect yang diberikan pada video tersebut harus di seting/diatur. Untuk menyeting atau mengatur effectnya maka harus membuka windows effect control, untuk menampilkan window effect klik pada menu windows>effect controls. Maka akan tampil sebuah windows seperti dibawah ini:


Apabila ingin memberi effect pada bagian tertentu pada track video yang diberi effect, maka harus memperhatikan pada window effect control dimana terdapat sebuah pointer yang menunjukkan posisi video yang sedang aktif pada track video tersebut. Jadi untuk memberi effect pada bagian tertentu pada video tersebut sebelumnya harus membuat key frame pada video dengan cara klik add/remove key frame. Dengan memberikan keyframe maka dapat mengatur effect pada bagian video yang diinginkan. Pada windows effect diatas terdapat Motion, motion bisa digunakan untuk mengatur posisi dan skala video, semuanya tergantung pada kreasi.

6. Export File
Export file merupakan sesi terakhir dalam pengeditan suatu video, untuk meng-export hasil editing video klik pada menu File>Export>Movie. Maka akan muncul dialog box dan video yang di export dengan format AVI. Kemudian klik save untuk mengeksport file tersebut. Ada cara lain untuk meng-export file yaitu dengan cara mengklik File>Export>Adobe media encoder. Maka akan muncul gambar seperti gambar di bawah ini:


Klik OK, untuk melakukan proses rendering. Maka akan muncul proses rendering seperti gambar di bawah


Bila proses rendering telah selesai maka video telah jadi dan siap digunakan.


SELAMAT MENCOBA YA..... ^^
Diberdayakan oleh Blogger.