Media Akuntansi
Script audio

(Musik pembuka acara radio)

Penyiar Radio              : Welcome to VOA Indonesia, Radionya orang Indonesia yang peduli akan berita-berita di seluruh dunia. Pada Pertemuan kali ini kita akan membahas tentang “Accounting Wanna Be”. Aooo... what’s that? Akuntan itu sangat identik dengan hal-hal yang menjemukan, identik dengan hal-hal yang membosankan dan berbau mistis karena menyeramkan, karena berhubungan dengan duit, duit dan duit.
Tapi sebenarnya gak cuma itu guys, kalian itu juga harus tahu bahwa akuntan itu sangat dibutuhkan oleh semua orang di dunia, bahkan dengan semua acara penting di seluruh dunia. Jadi, kalian itu jangan sampai men-justice seorang akuntan sebelum mendengarkan apa yang akankita bicarakan pada kesempatan kali ini.
Karena VOA Indonesia special edition mendatangkan langsung dari Amerika. Langsung saja, saya perkenalkanpembicara kita kali ini. Yang pertama didatangkan langsung dari director of Oscar, Mr. Michele Anggilo. Hai Mr...?
Mr. Michele anggilo     : Hallo..
Penyiar Radio              : Dan tamu kita yang kedua adalah Miss Anna dari Price Water House.
Miss Anna                   : Hallo...

Penyiar Radio            : Price Water House adalah accounting public yang sangat terkenal dan menangani langsung kegiatan di Oscar. Itu kenapa kita mendatangkan kedua pembicara kita untuk membahas “Accounting Wanna Be”. Untuk diskusi kita yang pertama, saya akan menanyakan kepada Mr. M. Anggilo. Beliau datang langsung dari amerika. Saya akan menanyakan kepada beliau , bisa dia berbahasa Indonesia untuk mempermudah diskusi kita kali ini. Pertanyaan pertama untuk Mr. Anggilo. Hello Mr, I wanna ask you in Indonesian Languange, for easy listening with a audiences in Indonesia?
Mr. M. Anggilo             : Yes, little
Penyiar Radio               : Okay, why you can speak Indonesian? I want to know...
Mr. M. Anggilo             : I can speak Indonesian because I had live in Indonesia when I was kid.
Penyiar radio                : alhamdulillah, pendengar radio, kita bisa berbicara dengan beliau menggunakan Bahasa Indonesia. Untuk Pertanyaan selanjutnya, Mr. Anggilo, saya ingin mengetahui, sebenarnya latar belakang kesuksesan acara tersebut?
Mr. M . anggilo            : Hmmm... saya berharap dengan diadakannya acara penganugrahan acara oscar, industri perfilman di dunia semakin termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.
Penyiar Radio               : Okee..., itu tadi penjelasan dari Mr. Michele Anggilo tentang oscar itu dan telah berhasil dengan sukses diselenggarakan. Berikutnya adalah saya ingin menginformasikan langsung kepada Miss Anna. Sebenarnya apa peran penting dari seorang akuntan publik, tentunya untuk acara sebesar oscar ini?
Miss anna                    : e ee.... pernahkah anada berfikir, siapakah yang mencantumkan nama pemenang Oscar di dalam amplop yang dibacakan oleh MC? Jika anda belum pernah membayangkannya, maka saya bisa menjawabnya. Saya sebagai akuntan adalah orang yang mencantumkan nama-nama pemenang itu di amplop.
Penyiar Radio               : Waooow... Benarkah?? Anda yang melakukan itu? Hmm.. jadi seorang akuntan itu tidak hanya berkutat dengan angka-angka saja ya? Tapi juga bisa merencanakan hal-hal yang begitu megah seperti Oscar. Lalu bagaimana hal itu bisa terjadi, Miss anna? Saya masih belum begitu mengerti, mungkin anda bisa menjelaskan lebih terinci lagi?
Miss Anna                    : yang saya lakukan sebagai akuntan publik di Price Water House itu sangat menyenangkan dengan pekerjaan akuntan pada umumnya. Yang saya dan tim lakukan adalah mendatangi kurang lebih 6000 aktor dan aktris Hollywood dan para Director serta Cinematografi untuk mengumpulkan suara untuk dihitung dan menemukan pemenangnya. Itu harus saya lakukan hanya satu hari sebelum acara tersebut dilakukan.
Penyiar Radio                : Waw... itu benar-benar tidak terduga bahwa ada pekerjaan akuntan yang tidak hanya berkutat dengan angka-angka saja. Jadi, yang dilakukan tidak hanya menghitung, menghitung sebenarnya? Tapi yang kita hitung, berbeda. Yang kita hitung itu artis, itukan menyenangkan sekali. Kita tidak harus bertemu dengan bos-bos besar yang jelek dan botak tapi kita bisa bertemu dengan artis yang macho dan terkenal. Hmm... Satu lagi yang perlu diingat kalau disitu ada karpet merah? Sebenarnya siapa yang berada dikarpet merah itu? Apakah seorang akuntan juga bisa berjalan di karpet merah?
Miss Anna                      : Tidak, saya tidak berjalan disitu. Tapi sayalah orang yang membuat karpet itu bisa di gelar.
Penyiar Radio                 : Wow..... Jika tidak ada seorang akuntan, berarti tidak akan ada acara semegah itu dan juga tidak ada karpet merah. Jadi, para pendengar semua, kita sudah mendengar penjelasan dari Mr. Anggelo dan Miss Anna. Dan semua itu, menurut saya, bahwa ternyata seorang akuntan tidak membosankan tapi sangat menarik. Untuk itu yang tertarik dengan akuntan sekarang saya buka line telepon dan sms di nomor 085645484648

(Kring......Kring...)

Penyiar Radio                  : Baiklah, ada penelepon pertama. Saya terima.
Hallo, Selamat pagi... Siapa disana?
Penelepon 1                     : Halloo....
Penyiar radio                    : Iya... Dengan siapa disana?Penelepon 1 : Hallo, Kak Riris ini Lisa.
Penyiar Radio                   : Oke.. Mau tanya apa?
Penelepon 1                      : Tema kali ini adalah akuntan ya? Bagaimana cara menjadi akuntan publik? Kalau misalnya aku tertarik menjadi akuntan, apa aku harus belajar selama 4 tahun di akuntansi atau bisa dari bidang lain?
Penyiar Radio                   : Oke, mungkin bisa dijawab langsung oleh Miss Anna
Miss Anna                        : untuk menjadi seorang akluntan publik, ada syarat yang harus dilalui. Yang pertama, kita harus memperoleh register negara untuk akuntan dan caranya kita harus menjadi sarjana S1 dan mendaftar sebagai PPAK. Kemudian mendaftar register ke PPAJ setelah itu, kita harus lulus ujian sertifikasi akuntan publik. Ada persyaratan lain, yaitu kita harus mempunyai pengalaman audit selama 1000 jam selama 5 tahun. Dan yang terakhir harus mengajukan ijin akuntan publik ke menteri keuangan.
Penyiar Radio                    : Begitu ya... Stepnya ada lima. Dan juga harus merupakan lulusan S1 akuntansi. Sebenarnya tidak sulit juga kalau kita easy going untuk menjalaninya, apalagi kalau hasilnya yang kita peroleh menyenangkan.
Miss Anna                         : Outputnya adalah kita memperoleh pekerjaan yang menyenangkan.

(kring...kring....)

Penyiar Radio                    : Penelepon berikutnya, langsung sebutkan nama dan darimana?
Penelepon 2                       :  Saya Teguh, dari sukun Malang
Penyiar Radio                     : Okee... Pertanyaan berikutnya silahkan untuk siapa?Penelepon 2 : Untuk Mr. Anggilo bagaimana menurut anda tentang acara oscar yang ada di Indonesia??
Penyiar radio                      : hmm. Oscar di indonesia. Mungkin maksudnya adalah FFI. Langsung saja ya, pertanyaannya adalah bagaimana menurur anda mengenai FFI. It’s like seem a oscar??
Mr. Anggilo                        : hmm.. FFI. Itu seperti acara perfileman sama seperti oscar. Sudah cukup bagus diasakan acara seperti itu. Hanya sebagai saran alangkah baiknya kualitas perfileman indonesia ditingkatkan. Saya yakin karya indonesia suatu saat akan go internasional
Penyiar radio                      : jawaban yang bagus dari Mr. Anggilo. Begitu ya jawabannya,, o..o.. sudah ditutup teleponnya. Oke kita sudah berbincang-bincang dengan para narasumber dan tanya jawab dengan para penelepon. Dan saya pikir, semua orang punya kesempatan untuk menjadi apapun itu. Dan yang jelas untuk menjadi seorang akuntan ternyata bukanlah hal yang membosankan atau menakutkan. Karena baru ada 926 yang ada di akuntan publik di indonesia. Bagaimana indonesia bisa maju dengan ekonomi yang sedemikian rupa. Apalagi bila kita para pemuda yang peduli akan ekonomi indonesia, tidak segera meningkatkan untuk menjadi akuntan publik. Karena plus minus 20% ternyata usianya sudah 60 tahun. Dan kita pemuda harus kita gerakkan hatinya untuk menjadi akuntan. Penjelasan dari mr. Anggilo yang mengatakan bahwa di amerika sana yang megah acara oscarnya. Dan ternyata di indonesia ada yang sama seperti FFI, kenapa tidak kita masuki dengan akuntan-akuntan publik yang terpercaya, yang salah satunya semoga dari kita.
Demikianlah acara kita pada hari ini. Semoga semua orang bisa menerima manfaat dari pembicaraan kita pada hari ini. Hanya satu yang perlu diingat!! Don’t look the book just by the cover. Jangan lihat seorang akuntan hanya dari luarnya saja yang serius, tapi lihat juga outputnya yang bisa dihasilkan oleh seorang akuntan.
Terima kasih pada kesempatannya pagi hari ini. Saya ucapkan terima kasih kepada mr. Anggilo yang sudah disempatkan waktunya untuk bertandang ke indonesia. Tengkyu very much mr. Anggilo
Mr. Anggilo                          : your welcome
Penyiar radio                        : and tenkyu very much for miss anna
Miss anna                             : sama-sama
Penyiar radio                        : baiklah terima kasih buat para pendengarnya. Semoga bermanfaat. 
Wassalamualikum wr. Wb.

LINK UNTUK MELIHAT CONTOH AUDIO DI ATAS...SILAHKAN KLIK LINK DIBAWAH INI!
http://www.4shared.com/video/sLpfUd-M/media_pembelajaran_audio.html

Mau tau cara pembuatannya????    
Yukkk…baca infonya di bawah ini



Tema                 : Motivasi Siswa Untuk Belajar Akuntansi
Judul                 : Accountant Wanna Be
Date                  : 14 Feb 2012 Cost Rp 7.500 length 11.53
Subject Area
Intended Audience : SMA/SMK Akuntansi
Format File       : WMV

Langkah-langkah dalam pembuatan Audio
1. Membuat konsep alur cerita (pembagian peran dan dialog)
2. Menyiapkan media untuk merekam suara yang akan digunakan media pembelajaranmedia yang dipakai   adalah HP, boleh menggunakan segala merk HP namun utamakan HP yang memiliki kualitas rekaman yang cukup bagus. 
3. Selanjutnya adalah proses rekaman, rekaman dilakukan secara terpotong-potong dengan tujuan agar mempermudah dalam proses pengeditan, file rekaman ini nantinya akan berformat amr, dikarenakan output rekaman berformat (amr) 
4. Setelah rekaman selesai langkah selanjutnya adalah memindahkan file rekaman dari memori HP ke leptop. karena file yang dapat dibaca oleh windows movie maker adalah file yang berformat mp3, mp4 dan sejenisnya, maka agar rekaman tersebut dapat dibaca oleh windows movie maker rekaman tersebut harus di edit terlebih dahulu melalui aplikasi imTOO video converter, disni nanti file rekaman tadi yang semula berformat “amr” bisa berubah menjadi “mp3”, dan yang lainnya, sesuai kebutuhan yang diinginkan.
5. Berikut cara untuk merubah file melalui imTOO converter
1) Buka aplikasi imTOO video converter

2) Untuk memasukkan file pada Imtoo video converter caranya adalah klik 1 kali pada kotak bertanda “ tambah” dipojok kiri atas


3) Nantinya akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini, pilih file manayang akan diconvert, dan klik open


4) Maka file tersebut akan masuk pada daftar file yang akan diconvert, setelah itu beri tanda centang disebelah kiri file tersebut. Lihat kiri bawah, klik tanda panah pada baris bertuliskan profile, maka akan muncul kotak pilihan output apa yang diinginkan. Dalam gambar tersebut nampak pilihan mp3, mp2, m4a, wav, wma dll. namun kali ini kita pilih format mp3.


Pada kolom sebelah kanan tersedia kotak bertuliskan “file name”, terdapat pilihan yang dapat digunakan sesuai keinginan. Pada kolom tersebut tersedia pilihan tentang pengaturan Audio Quality, Channels, dan terakhir adalah spilt, jika pengaturan sudah selesai bisa langsung ke tahap selanjutnya, yaitu convert.

5) Untuk proses convert pilihlah tanda lingkaran pada sebelah tengah atas dengan tanda panah melingkar didalamnya maka proses convert akan berjalan. Nampak pada gambar dibawah, status convert yang sedang berlangsung adalah 28,3%. setelah proses selesai, keterangan status akan berubah menjadi tanda centang.


6. Tahap editing
1) Tahap selanjutnya adalah menggabungkan rekaman melalui “windows movie maker”. Pada kolom sebelah kiri tersedia pilhan untuk import video, picture, audio or music. namun kali ini kita akan memilih import audio or music, karena file yang kita masukkan berupa audio lihat gambar dibawah ini.